Harga emas dunia melonjak hingga menembus USD 2.450 per troy ounce, tertinggi sepanjang sejarah. Dampaknya, harga emas di pasar domestik ikut meroket hingga Rp1,2 juta per gram. Kondisi ini memicu lonjakan pembelian emas batangan oleh masyarakat, baik untuk investasi maupun perlindungan aset. Di sejumlah toko emas di Jakarta dan Surabaya, antrean pembeli tampak mengular sejak pagi. Pegadaian melaporkan kenaikan permintaan hingga 40 persen dibanding bulan lalu. Para analis mengatakan lonjakan harga emas dipicu kekhawatiran terhadap ketegangan geopolitik Timur Tengah dan pelemahan dolar AS. Pemerintah mengimbau masyarakat bijak berinvestasi dan tidak terburu-buru membeli emas saat harga terlalu tinggi, karena potensi koreksi tetap ada. Bagi investor jangka panjang, momentum ini tetap dianggap menarik untuk diversifikasi aset.